Dalam upaya melestarikan sungai sebagaimana fungsinya, Pemkot Surabaya bersama instansi terkait sering melakukan pengerukan tanah sedimen di sejumlah titik kali atau sungai di Kota Pahlawan, Surabaya. Istilah lain merujuk pada kegiatan mengeruk limbah di dasar sungai, baik berupa lumpur maupun sisa limbah domestik.
Kali ini, penulis akan menceritakan kegiatan pengerukan sungai di Kali Tebu yang berada di kawasan Dukuh Bulak Banteng Surabaya, Sabtu (30/5/2026).
Susana serta momen proses pengerukan, sering kali menyita perhatian warga termasuk penulis kala itu. Hal yang terkadang muncul di benak adalah sejumlah pertanyaan misalnya, "Kendaraan apa itu ya, kok ada di atas sungai?". "Kok bisa tidak tenggelam pada hal itu mesin berat?".
Kemudian muncul penilaian, "Wah keren ya, pergerakannya bisa berkelak-kelok ngeruk pasir di dasar sungai, terus diangkat ditaruh ke tempat yang diinginkan.
Perlu diketahui kendaraan yang berada di atas sungai itu adalah ekskavator yaitu alat atau mesin pengeruk yang biasa digunakan untuk mengeruk tanah atau limbah yang ada di dasar sungai.
Secara akademis, ekskavator adalah bagian dari kategori kendaraan, namun fungsi utama ekskavator adalah mengangkut barang material, bukan orang. Kendaraan merupakan alat atau pun mesin yang mampu mengangkut orang atau barang bukan?
Selain itu ada kelebihan lain dari fungsi utamanya yaitu bisa meratakan permukaan tanah. Maka tidak heran, ketika ada pembongkaran bangunan, ekskavator merupakan alat yang paling sering dijumpai.
Adanya mesin tersebut tentu membantu kegiatan pekerja tanpa membutuhkan tenaga manusia yang lebih banyak karena dilengkapi dengan bagian penting mesin seperti lengan, bahu, dan keranjang.
Uniknya, mesin mampu memutar badan menyesuaikan kebutuhan dibawah kendali seorang operator ekskavator. Pekerja hanya melibatkan 1 orang pun tak masalah dengan memanfaatkan kecanggihan ekskavator tersebut.
Ekskavator sering dimanfaatkan dalam kegiatan bersih-bersih sungai untuk mengurai endapan tanah maupun lumpur di dasar sungai (sedimentasi).
Usai pengerukan, sungai bisa kembali berfungsi secara optimal sesuai kapasitasnya. Adanya tanah sedimen, hanya akan memberi efek daya tampung sungai yang semakin sedikit sehingga saat hujan deras, air meluap dan beresiko banjir.
Jujurly, pengerukan tanah sedimen Aksi Ekskavator di Kali Tebu Surabaya tidaklah pertama kalinya. Sejumlah momen sering dilakukan apa lagi sempat viral program pembersihan sampah dan pembangunan infrastuktur di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan sedimentasi, terdapat istilah yaitu “Rit”. Ekskavator mengeruk tanah sedimen kemudian memindahkannya ke dump truck untuk dipindahkan ke lahan lainnya.
Istilah rit merupakan satuan hitung dimana 1 rit drum truck sama dengan 1 kali angkut muat bongkar. Dimana satu ritnya berisi sekitar 7 meter kubik.

