Lihat, Atraksi Menarik Tandak Bedes

Tandak bedes merupakan salah satu hiburan masyarakat khususnya yang tinggal di perkotaan. Meski tidak seeksis dulu-dulu, tandak bedes masih diminati masyarakat hingga sekarang terbukti adanya atraksi menarik tandak bedes di Dukuh Bulak Banteng Sekolahan Gg. 3 Surabaya itu dikerumuni anak-anak beberapa hari lalu .


Tandak Bedes
Foto Atraksi Menarik Tandak Bedes (20/06/2020)
Jika biasanya atraksi tandak bedes (topeng monyet) ini terdiri dari beberapa orang, kali ini, bertepatan pada Jum’at (20/06/2020), atraksi menarik tandak bedes dilangsungkan oleh seorang diri, pelatih sekaligus pemilik monyet pintar. Meski begitu, sama sekali tidak mengurangi keseruan saat anak-anak menontonnya.

Diawali dari suara iringan musik yang khas, terlihat anak-anak kecil menyegerakan keluar dari rumahnya untuk sekedar menonton atraksi menarik tandak bedes. Mereka bersorak-sorak senang menikmati atraksi itu.


Tak jarang dari mereka itu, mencoba untuk menggoda si monyet pintar saat melakukan atraksinya. Namun sebenarnya mereka takut. Bagi mereka itu hanya sebuah hiburan yang mungkin membuat mereka senang sekaligus tertawa.

Kita lihat, biasanya si monyet pintar beratraksi dengan sepeda kecilnya. Kali ini (berbeda, Pen) sedikit dari sebelum-sebelumnya. Sepeda yang dipakai oleh si monyet pintar berukuran besar layaknya sepeda orang dewasa.

Logikanya, untuk roda yang jumlahnya hanya 2 ditambah yang menunggangi itu berukuran kecil bahkan tidak mengenai pada pedal sepeda, itu akan sangat menyulitkan si penunggang. Namun, melalui seutas tali yang digunakan oleh pelatih, ditambah si monyet pintar, yang mampu mempersembahkan atraksi yang luar biasa itu, menjadikan tontonan itu cukup menarik


Di akhir-akhir kesempatan, si monyet pintar mengakhiri atraksinya dengan membebaskan diri dari segala aktifitas yang dilakukan selama kurang lebih 8 menit itu. Si monyet melentangkan badannya seolah-olah beristrahat sejenak.

Setelah itu, si monyet dibawakan sebuah timba yang kosong untuk di dekatkan kepada semua penonton yang ada di sekitar. Ini berarti saat dimana penonton memberi sebagian rejekinya atas apa yang ia tonton melalui atraksi menarik tandak bedes.

Dalam hal ini, tidak ada pungutan secara nominal. Berapapun yang monyet dapatkan dari masing-masing penonton, bahkan yang tidak memberikan pun ia terima. Jika kita ada rejeki lebih, sebaiknya kita memberi yang sepantasnya agar dampak baik untuk si monyet juga akan terasa sekaligus kelestarian tandak bedes bisa terjaga.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...