Menelusuri Gunung Laok di Desa Tambak Agung Tanah Merah Bangkalan


Pemandangan indah memang seringkali menjadi tempat hunting bagi kebanyakan orang pada umumnya. Bagi masyarakat desa tambak agung tanah merah bangkalan, gunung laok memang tidak terlalu diminati jika untuk sebagai tempat menarik namun entah bagaimana dengan pendapat masyarakat luar lainnya.
Gunung Laok Desa Tambak Agung Tanah Merah Bangkalan
Gambar Gunung Laok di Desa Tambak Agung 
Tanah Merah  Bangkalan (10/11/2019)
Pemandangan gunung bisa menjadi sangat bagus jika dikombinasi dengan pemandangan langit biru di sore hari dan terbitnya matahari di pagi hari. Selain itu, Desa Tambak Agung memang memiliki pemandangan desa yang recommended seperti sawah disertai dengan tanaman-tanaman favorit yang umum dijumpai di desa ini.

Baca juga : Pemandangan Desa Tambak Agung Tanah Merah Laok Bangkalan 

Secara geografis desa tambak agung dikelilingi dua gunung dengan nama yang berbeda. Kedua gunung berukuran kecil dan bentuk serta pemandangannya cukup berbeda pula. Gunung laok berada di selatan desa sementara untuk di sebelah timur akan dibahas di kesempatan lainnya.

Menurut sebagian orang yang pernah mampir ke gunung laok ini, mungkin akan berpendapat bahwa gunung laok tidak rekomendasi untuk dikunjungi mengingat banyak sekali lubang-lubang yang cukup dalam sehingga akan cukup berbahaya jika tidak berhat-hati.

Dalam kasus ini mungkin yang dibutuhkan adalah panduan dari masyarakat setempat ataupun dari siapapun yang yang pernah berkunjung hingga menelusuri banyak gua yang berada di gunung ini. Masih terlihat sekali beberapa gua disana ada yang membentuk sendiri namun ada juga yang saling menyatu antara gua yang satu dengan yang lainnya.

Berdasar pada terakhir kali berkunjung tepatnya pada 10 Nopember 2019, terlihat beberapa lokasi yang ditumbuhi tumbuhan liar namun di beberapa lokasi tepatnya pada musim penghujan dapat tumbuh rerumputan hijau. Hal ini membuat banyak masyarakat desa tambak agung, batu guris, dan kalean memanfaatkan rerumputan itu.

Merekapun terkadang juga memberikan pupuk agar rumput lebih tumbuh subur. Di beberapa area gunung ini sudah diplot sebagai pemilik warga namun penulis tidak yakin bahwa kepemilikan itu sah adanya mengingat perlu adanya dokumen kuat seperti surat tanah maupun sertifikat tanah.

Gunung memanglah gunung, semua orang bisa menikmatinya tanpa ada batasan karena gunung merupakan pemandangan alam terbuka dan alami.  Gua-gua yang ada di gunung itu menjadi saksi bisu pernah masyarakat dahulu memanfaatkan menggali batu kerikil untuk keperluan seperti membuat bangunan.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...