Ungkap tuntas tentang Alas Kemarong yang Dianggap Angker

Alas kemarong merupakan sebuah kawasan perbatasan antara desa Sumur Kuning dan desa Janteh kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Diambil dari nama alas, tentu bisa di taksir bahwa di sekiran jalan raya di alas kemarong ini terbilang minim. Lalu benarkah alas kemarong alas kemarong itu angker?

Alas Kemarong Kwanyar
Foto Jalan Raya Alas Kemarong yang Dianggap Angker (02/12/2019)

Beberapa fakta dari beberapa sumber lainnya akan diungkapkan di dalam artikel ini.

Berdasarkan cerita dari salah satu saksi mata (Syahid), pernah melewati akses jalan di alas kemarong jam 10 malam, pada Rabu (17/05/2017). Dia menceritakan kepada mertuanya (Sinah) tentang peristiwa itu. Tak perlu butuh waktu lama, cerita itu langsung tersebar di kalangan tetangga.


“Ada sesosok perempuan seperti meringis kesakitan. Dia merangkak minta tolong sambil melambaikan tangan, berharap ada pengendara lewat membantunya,” kata Ahsan dengan menggunakan bahasa Madura.

Baca juga : Belajar Bahasa Madura dengan Mudah

“Melihat kondisi seperti itu, aku pun terus melanjutkan mengendarai motor itu tanpa menghiraukan perempuan misterius itu,” lanjut cerita Ahsan. Dia berpandangan bahwa itu hanya rekayasa dari oknum tertentu yang dapat merugikan masyarakat.

Jadi, berkesimpulankah anda bahwa kawasan Alas Kemarong Angker? Bagaimana jika sosok perempuan itu benar-benar berasal dari makhluk halus?


Hanya anda yang bisa menjawabnya sendiri. 

Di sisi lain, jika dikaitkan dengan cerita yang di bawa dari turun temurun, kawasan ini menjadi jalur bagi kerajaan makhluk halus hingga sampai di Gunung Geger Kabupaten Bangkalan. 

Wallahu A’lam, hanya Allah yang lebih tahu.

Lanjut cerita, kawasan Alas Kemarong (sejak dulu,Pen) telah dikenal masyarakat sebagai kawasan dimana sering terjadinya tindak kriminalitas seperti pembegalan motor misalnya. Meski tidak ada semua terpublikasi secara luas, beberapa kejadian terjadi di jalan Raya Alas Kemarong.

Mendapati laporan warga, kawasan yang menjadi penghubung kecamatan Kwanyar dan Tanah Merah itu menjadi perhatian khusus bagi Polsek Kwanyar seperti diadakannya patroli rutin di jam-jam rawan guna meminimalisir serta mencegah tindak kriminalitas yang dapat merugikan masyarakat.

Sekarang kawasan itu sedikit demi sedikit mulai dipadati mayarakat. Beberapa pemukiman telah dibangun sekaligus pertokoan ditambah dengan adanya SMK Negeri 1 Kwanyar yang memungkinkan terjadinya volume kendaraan di pagi hingga siang hari.

Selebihnya, Mantan Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan (22/08/19) menghimbau kepada masyarakat agar sebaiknya tetap waspada terlebih menghindari kegiatan di jam-jam rawan seperti menghindari kegiatan sendiri di waktu malam.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...