Mbah Saya, Ada di Desa Baipajung Tanah Merah

Pernahkah Anda ke desa Baipajung? Atau Anda orang Baipajung? Hm, bagi Anda yang belum tau, akan Saya ceritakan sedikit tentang desa ini. Desa Baipajung terletak di di kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan.

Desa Baipajung Tanah Merah
Foto Gapura Desa Baipajung Tanah Merah (20/05/2020)
Bagi Anda yang tinggal di bagian timur Madura dan sering ke Surabaya atau sebaliknya, desa Baipajung bisa dilihat dari sebelah barat pom bensin Tanah Merah dengan jarak sekitar setengah kilo meter saja.

Sisinya ada di sebelah selatan jalan. Disana akan nampak Jalan Embong Malang ditandai dengan adanya gapura yang cukup tinggi. Gapura itu nampak berada di tengah-tengah persawahan. Selain itu, Gapura yang baru dibangun itu menjadi tanda masuk di kawasan Desa Baipajung Tanah Merah.


Desa Baipajung terbilang cukup luas. Memiliki  6 (enam) dusun yaitu Dusun Rukburuk, Majungan Bailaok, Baidejeh, Buwaan, dan Binteng. Melansir dari baipajung.blogdesa.net, luas wilayah Desa Baipajung Tanah Merah adalah 4.01 kilo meter persegi terdiri dari 6 RW dan 26 RT.


Di desa Baipajung itu sering kali dijadikan tempat KKN oleh mahasiswa dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Alasannya mungkin karena desa Baipajung memiliki banyak sektor yang terus diberdayakan seperti sektor pertanian, perkebunan, juga pengolahan dalam industri rumah tangga.


Melansir dari laman yang sama, pada tahun 2018 ada mahasiswa dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menanyakan perihal asal usul nama Baipajung.

Kata Baipajung terdiri dari dua kata dalam bahasa Madura yaitu Bai dan Pajung. Bai artinya “biji” sedangkan Pajung artinya “payung”. Nama desa Baipajung diambil dari sebuah cerita. Begini ceritanya;


Dulu sekali di desa itu ada pohon berukuran besar kemudian pohon itu tumbang. Orang yang pertama kali melihat bukan berasal dari masyarakat setempat. Setelah dilihat, akar pohon itu ada bijinya dan bentuknya seperti payung. Semenjak itulah masyarakat menamainya desa Baipajung.


Jujur, desa Baipajung tidak asing bagi Saya. Bahkan, beberapa puluh tahun lalu Saya menginap di desa tersebut dalam waktu yang cukup lama. Mbah saya orang Baipajung tepatnya di dusun Rukburuk juga desa Majungan.


Meski begitu, sejak kecil Saya tinggal di desa Tambak Agung, Tanah Merah Laok ikut ummi. Saya sering main ke rumah mbah Hanifah binti Yusuf bersama mbuk Li dari desa Tambak Agung menuju ke Desa Baipajung Tanah Merah melalui jalan setapak menyusuri perkebunan, persawahan, dan sungai.


Ada saat dimana Mbah Saya dulu memanen padi di sawah. Lokasinya berada di sisi utara desa Baipajung. Saya pun ikut ke Sawah, main-main di sawah. Mau bantu juga belum bisa, maklum saat itu masih kecil. Pemandangan sawah itu sangat bagus terlebih saat terlebih pada pagi dan sore hari.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...