Berawal dari penelusuran maps, rupanya ada banyak makam ulama dan sunan di Surabaya yang telah terintegrasi melalui aplikasi google maps. Di kecamatan Kenjeran sendiri terdapat satu kawasan makam tunggal, dimana warga menjadikannya sebagai salah satu wisata religi.
Tak jauh dari jembatan Suramadu, arah tenggara jembatan alamat lama jalan Kedung Cowek VII/3 tersebut terdapat sebuah makam namanya adalah makam Mbah Sumbo.
Penulis mengamati, makam Sumbo ini terbilang menempati kawasan makam tunggal. Terdapat hanya 2 makam saja berdampingan yaitu makam Habib Syeikh Umar Sumbo dan KH, Hasbulloh.
Pada masanya, sewaktu hidup, KH Hasbullah merupakan salah satu ulama desa setempat, tepatnya daerah kampung Cumpat Kulon. Menurut sejumlah sumber ia merupakan kakek buyut Gus Fahmi, salah satu juru kunci makam.
Pernah suatu hari kejadian, datang seorang habib bernama Habib Syeikh Umar Sumbo atau yang sering disebut mbah Sumbo. Ia datang dari pulau jauh bernama Sumbawa letaknya di NTB (Nusa Tenggara Barat).
Kedatangannya yang sampai ke selat Madura tidak untuk berdakwah, melainkan untuk berkunjung ke Syaikhona Kholil, salah satu alim ulama di Bangkalan Madura. Nahas di selat itu terjadi peristiwa pembunuhan dan pembajakan kapal yang dilakukan secara orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Mbah Sumbo pun wafat dalam peristiwa itu. Janazahnya dibuang ke tengah laut sampai pada akhirnya, janazah sampai ke tepi pantai sisi Surabaya tepatnya di dekat lokasi makam yang sekarang.
Para warga yang menemukan janazah pun berupaya mengembalikannya ke tengah laut namun janazah kembali ke bibir pantai. Hal tersebut terjadi berulang-ulang sampai 3 kali berturut-turut. Mengisyaratkan seakan-akan janazah tak mau di laut dan meminta dimakamkan tak jauh dari pantai tersebut.
Menyaksikan kejadian tersebut, para warga mengunjungi salah satu alim ulama setempat yaitu KH Hasbullah. Ia kemudian membenarkan bahwa itu bukan janazah orang biasa melainkan salah satu waliyulloh yaitu Syeikh Umar Sumbo.
KH Hasbullah kemudian meminta warga untuk memakamkan janazah mbah Sumbo tersebut tak jauh dari tepi pantai. Seiring waktu, KH Hasbullah berpesan jika ia wafat nantinya, dia meminta di makamkan disamping makam mbah Sumbo.
Alhasil, sampai sekarang, hanya ada 2 makam saja di area pemakaman tersebut.
Anda yang ingin berwisata religi ke Makam Waliyulloh Habib Syeikh Umar Sumbo dan KH. Hasbulloh bisa ke lokasi sesuai maps yang terdaftar yaitu jalan Cumpat Kulon, Kedung Cowek, Kenjeran, Surabaya.
No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar...