Siswa Belajar Cara Mengolah Hasil Laut

kampung nelayan kenjeran
Momen siswa belajar cara mengolah hasil laut menjadi kerupuk terung, Senin (13/4/2026)

Pada momen kali ini, penulis ingin menceritakan pengalaman seru yang didapat dari siswa-siswi sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya. 

Segenap siswa melaksanakan kegiatan outdoor di kampung nelayan dengan tema mengenal lingkungan sekitar pada Senin (13/4/2026). 


Dalam kegiatan tersebut siswa-siswi kelas 2 Dakon, Bakiak, dan Egrang belajar banyak dari para nelayan mulai dari mendapatkan hasil tangkapan laut hingga mengolahnya menjadi produk unggulan aneka krupuk dan camilan.

Berangkat dengan penuh suka cita, siswa antusias mendapatkan edukasi penting di lokasi yang berada di pesisir pantai Kenjeran tersebut.

Siswa mendapatkan pelajaran penting dari masyarakat setempat dalam hal pemanfaatan sumber daya alam berupa hasil tangkapan laut. Hingga mengolahnya menjadi sejumlah produk unggulan seperti kripik, krupuk, dan aneka camilan lainnya.

Salah satu tangkapan laut yang menjadi soroton dan menjadi pembelajaran adalah adalah terung. Salah seorang narasumber menjelaskan bahwa terung itu awalnya bentuknya bulat dan berwarna gelap. Terung akan mengecil setelah ditusuk-tusuk dan dibuang airnya, ditambah lagi diinjak-injak sampai keluar kotorannya hingga nampak berwarna putih. 


“Terung akan mengecil setelah diinjak-diinjak dan dibuang kotarannya. Lanjut terung akan mengeras,” kata salah satu narasumber.

Selanjutnya, proses pengambilan bagian-bagian terung yang  bisa dimanfaatkan misalnya telurnya yang bisa dijadikan bahan kripik maupun tambahan untuk makanan rawon yang identik dengan tekstur kenyal. Sementara untuk bagian giginya dibuang. Selanjutnya terdapat proses pengeringan dan penggorengan. 

Segenap siswa pun antusias mengamati cara memproduksi hasil tangkapan laut yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Lokasi pesisir menjadi saksi siswa melihat secara langsung mengolah terung mulai dari pembersihan, pembelahan ikan, pengeringan, penggorengan, hingga menjadi produk yang siap dikonsumsi maupun dijual.

"Untuk bisa menghasilkan produk kerupuk terung memang tidak mudah, ada tahapan yang dilakukan.” Pungkas salah seorang narasumber saat membersamai para siswa.

Melalui kegiatan outdoor learning tersebut Siswa Belajar Cara Mengolah Hasil Laut, ustadzah Yuli berharap siswa dapat mensyukuri sumberdaya alam yang diberikan Allah SWT. Selain itu juga menjadi pembelajaran dan pengalaman mengolah hasil laut yang melimpah di laut hingga menjadi produk yang memiliki nilai konsumtif maupun benefit untuk dikonsumsi maupun dijual.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...