Bunga Es dari Kulkas, Enaknya Diapakan?

Bunga Es dari Kulkas, Enaknya Diapakan
Momen memegang bunga es dari kulkas, Ahad (12/4). Terfikirkan, enaknya diapakan? Penulis: "Ah, dingin".

Air yang mengendap di kulkas sering dibahasakan dengan istilah “Bunga es”. Alasannya karena es tersebut tidak sengaja dibuat, melainkan karena suhu ruang di dalam kulkas dingin hingga terjadi uap air yang dapat membentuk es membunga semakin membesar hingga akhirnya membatu.

Lalu, enaknya bunga es diapakan?Beberapa sumber menyatakan ada baiknya bunga es di kulkas diambil jika sudah besar karena mempengaruhi efektivitas kulkas sebagai lemari pendingin minuman, khususnya bahan baku makanan sebelum dimasak.

Bunga es bisa dimanfaatkan untuk beberapa keperluan, misalnya untuk diminum, menyiram tanaman, dan mengompres badan lebam. 
Keberadaan es memang tak dapat dihindarkan. Dalam waktu dan suhu tertentu, kulkas dapat membunga atau membatu.

Penulis mendapatkan pengalaman membuang bunga es dari kulkas, Jum’at (10/4/2026). Saat itu, terpikirkan bagaimana cara agar bunga es tidak terbuang sia-sia dan bisa dimanfaatkan untuk keperluan sesuatu yang mungkin.

Melalui sejumlah referensi, akhirnya saya mengikuti langkah kebiasaan-kebiasaan orang pada umumnya sebelum memanfaatkan air es yang ada.

Pertama, mematikan kulkas dengan mencabut kabel agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan (option). Bisa juga dilakukan dengan menekan tombol off pada kulkas. Kemudian membuka pintu kulkas agar bunga cepat mencair. 

Tunggu beberapa waktu dan bunga es akan mencair sedikit demi sedikit. 

Sementara itu, bongkahan es dapat diambil seperti yang pegang dalam foto postingan kali ini. Bunga es membatu dan terlihat besar. Saat itu penulis mengambil bunga air es dengan perasaan riang gembira karena tangan terasa begitu dingin. Jujurly, saya mengambilnya dari kulkas dengan tangan kosong alias tanpa penghalang. 

Masyaallah, bunga es dingin luar biasa.

Selanjutnya, penulis pun bereksperimen memanfaatkan bunga es untuk merendam kaki yang nampak sedikit lebam. Rupanya, kaki yang direndam hanya mampu bertahan 5 detik. Rasanya seperti kaku dan tidak ada aliran darah.

Terfikir lagi, tidak kebayang orang yang tercebur ke air es di kutub utara pasti berdampak bahaya dan bisa menyebabkan kematian.😰

Akhir kata, eksperimen serupa tidak direkomendasikan dilakukan karena debit air es dan bunga es cukup banyak. Penulis pun tidak merencanakan kegiatan serupa karena membahayakan.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar...