![]() |
| Tampilan Nawacita Jokowi in Drama oleh siswa-siswi kelas 2 Dakon, Bakiak, Egrang Tapel 2025/2026 pada Sabtu (25/4/2024) |
Dalam penyelenggaraan kegiatan specta Kreatif Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya tapel 2025/2026 mengangkat tema bertajuk Cakrawala 7 Bintang. Kelas 2 Dakon, Bakiak, dan Egrang menampilkan drama Jokowi dengan tema Nawacita.
Berikut adalah arsip naskahnya.
Narator :
Di Negeri yang kaya ini, lahir seorang pemimpin dari kesederhanaan. Ia bukanlah dari keluarga bangsawan atau keluarga konglomerat. Ia berjalan bukan di atas karpet merah, melainkan di jalanan berdebu, menyapa rakyat dengan senyum dan harapan. Joko Widodo atau yang kita kenal dengan panggilan Jokowi. Presiden Indonesia yang ke-7 bersama dengan Jusuf Kalla sebagai wakilnya yang memimpin pada periode 2014 - 2019.
Jokowi : “Assalamu’alaikum wr. wb. Terima kasih untuk rakyat Indonesia yang telah mempercayai saya dalam memimpin negara kita tercinta ini. Dalam mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam berbudaya. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa, reformasi hukum, kualitas hidup, kemandirian ekonomi. Dan saya akan berdiri di bawah kehendak rakyat dan kontitusi.
Rakyat : (bersama sama dengan kompak mengepalkan tangan dan mengangkatnya) “Hidup Pak Jokowi! …. hidup Pak Jokowi!”.
Narator :
Ditengah Jokowi berpidato, ada percakapan antar rakyat kecil akan kegelisahan dan harapan mereka pada masa depan Indonesia.
Bu Susi : “Bagaimana ya Bu Indonesia ke depannya, apakah pemimpin kita yang baru akan lebih baik dari pemimpin sebelumnya ?”
Bu Ratna : “Betul Bu, saya khawatir pendidikan dan kesehatan akan sulit dijangkau.”
Bu Laila : “Ibu Ibu, kita memang boleh khawatir, tapi kita tetap harus optimis dan percaya bahwa pemimpin kita akan membawa Indonesia menjadi lebih baik.
Bu Ratna dan Bu Susi : “Okee,sippp!”
Narator :
Setelah menyapa rakyatnya dan menyampaikan pidato berisi program Nawacita, Jokowi dan Jusuf Kalla bergegas mengadakan rapat bersama untuk menyusun agenda dalam mewujudkan program kerjanya yaitu Nawacita.
Jokowi : “Baik, karena semuanya sudah berkumpul, mari kita mulai rapat pada hari ini. Yang akan kita bahas yaitu Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia salah satunya yakni jaminan kesehatan dan pendidikan untuk rakyat Indonesia. Maka dari itu saya ingin meresmikan KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar) untuk rakyat Indonesia, mentri kesehatan dan mentri pendidikan mohon bantuannya terkait kedua program tersebut.”
Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan : “Baik pak ,akan kami laksanakan.”
Narator :
Setelah berdiskusi, dengan kerja sama dan gerak cepat pemerintah, KIS dan KIP dapat tersalurkan dan dapat digunakan oleh rakyat dengan baik.
Tarian gembira (beberapa anak memakai kostum KIS KIP)
Bu Susi : “Alhamdulillah jeng, anakku dapat KIP aku ndak khawatir lagi sama pendidikan anakku.”
Bu Ratna : “Iya jeng, aku ndak khawatir lagi biaya untuk berobat orang tuaku kan sudah ada KIS, keren ya Jokowi ga nyesel kita pilih Jokowi.”
Narator :
Setelah 5 tahun menjabat sebagai presiden RI sampai diakhir masa kepemimpinannya, Jokowi mampu merebut hati dan kepercayaan rakyat Indonesia. Pada 2019, Jokowi mengulang kemenangan yang sama. Periode kedua ini, Jokowi menggandeng Ma’ruf Amin untuk menjadi wakilnya periode 2019 sampai 2024.
Rencana Jokowi sungguh luar biasa. Namun, pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia mengalami pandemi Covid 19.
Pak Agus : “Dok, bagaimana kondisi anak saya ?”
Dokter Ica : “Anak bapak positif terkena covid 19, jadi untuk sementara waktu kami lakukan karantina agar virus tidak menyebar. Bapak mohon untuk tidak keluar rumah, selalu menggunakan masker, selalu cuci tangan, dan menjaga kebersihan.”
Pak Agus : “Baik dokter, mohon bantu dan rawat anak saya ya dok.”
Dokter Ica : “InsyaAllah, Pak Agus.”
Tarian tentang Covid
Narator :
Pandemi Covid 19 telah menjadi salah satu krisis global terbesar dalam sejarah modern. Sejak pertama kali terdeteksi di Wuhan China pada akhir tahun 2019, penyebarannya yang cepat memaksa banyak negara mengambil langkah pembatasan sosial, penutupan perbatasan, hingga penghentian berbagai aktivitas ekonomi.
Narator :
Hampir semua sektor terdampak terutama sektor perekonomian. Salah satu kebijakan presiden adalah Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan bantuan BLT dan PKH serta digitalisasi UMKM untuk semua pedagang.
Jokowi : “Selamat pagi semuanya, dengan kondisi ini saya menghimbau untuk tetap jaga jarak, menggunakan masker, dan menjaga kebersihan. Agar ekonomi kita tetap berjalan saya harap saudara - saudara semua beralih ke pasar digital yang lebih mudah, praktis, dan aman.
Pedagang 1 : “Tapi kami masih belum paham akan teknologi Pak.”
Jokowi : “Tenang, nanti kita akan buatkan pelatihan.”
Pedagang 2 : “Terimakasih Pak, ini sangat membantu bagi kami pedagang kecil.”
Narator :
Setelah pandemi berakhir, kesuksesan presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia selama 10 tahun ditandai dengan terwujudnya beberapa prasarana yaitu IKN (Ibu Kota Negara), Sirkuit Mandalika, Jalan Tol, dan Whoosh (kereta cepat).
Tarian penutup : Anak Indonesia
Narator
Itulah serangkaian Nawacita yang telah ditorehkan Presiden Jokowi untuk Indonesia. Mari kita jaga persatuan dalam keberagaman dengan semangat kebhinekaan.
Demikian persembahan dari kelas 2 Egrang, Bakiak, dan Dakon.
PEMERAN
1. Narator : Alyssa, Nindya, Kiyah
2. Jokowi : Ibram
3. Jusuf Kalla : Dylan
4. Bu Susi : Shanum
5. Anak Bu Susi : Titik
6. Bu Ratna : Livia
7. Bu Laila : Nasha
8. Menkes : Azzam
9. Mendik : Abizar
10. Ma’ruf Amin : Nabil
11. Dokter Ica : Adhiba
12. Pak Agus : Ibam
13. Pedagang 1 : Bima
14. Pedagang 2 : Chayra
15. Rakyat : Wilda, Fira, Rafan, Maryam
16. Kartu KIS : Rifqi
17. Kartu KIP : Kayahi
18. Mentri : Arfan, Fariel
19. Dokter : Mikail
20. Perawat : Queen, Assyifa, Yola
21. Pasien : Aging, Indra, Raisya
22. Virus : Krisna, Rendy, Fillio, Desca, Gadhing
23. Pedagang : Adel, Bimo, Kenzie
24. Membawa Tulisan Stay at Home : Nabil (Dakon)
25. Membawa tulisan Jaga Jarak : Quinza
26. Masinis Whoosh : Biel
27. Penumpang Whoosh : Elsa, Hanan, Ratu, Kaka, Umar
28. Pembalap sirkuit : Genaro, Zehdan
29. Crew sirkuit : Zahfran, Reyhan, Inno
30. Petugas proyek tol : Arkhan, Yusuf
31. Berperan di IKN (kostum arsitek) : Jataka, Zain, Salman
32. Tarian 1 : Najwa, Kania, Zea, Nicky, Sarah, Zizi
33. Tarian 2 : Fatih, Faiz, Qyka, Nayla, Hawa, Zaky
34. Tarian 3 : Valen, Azka, Tian, Zahra, Kanada, Ayyash, King.
26. Masinis Whoosh : Biel
27. Penumpang Whoosh : Elsa, Hanan, Ratu, Kaka, Umar
28. Pembalap sirkuit : Genaro, Zehdan
29. Crew sirkuit : Zahfran, Reyhan, Inno
30. Petugas proyek tol : Arkhan, Yusuf
31. Berperan di IKN (kostum arsitek) : Jataka, Zain, Salman
32. Tarian 1 : Najwa, Kania, Zea, Nicky, Sarah, Zizi
33. Tarian 2 : Fatih, Faiz, Qyka, Nayla, Hawa, Zaky
34. Tarian 3 : Valen, Azka, Tian, Zahra, Kanada, Ayyash, King.

No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar...