Meriah penyelenggaraan kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Gubernur Jawa timur, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini dibuka untuk umum bagi segenap warga khususnya warga Jawa Timur.
Bagi penulis, mengikuti kegiatan jalan sehat dengan pelopor yang sama merupakan kali pertama, maka dari itu akan dibagikan pengalaman tentang penyelenggaraan yang meriah tersebut.
Kata orang, kegiatan jalan sehat bersama gubernur Jatim merupakan kegiatan rutinan sekali setiap tahunnya. Salah satu peserta mengungkapkan ini adalah salah satu perayaan yang cukup crowded alias ramai.
Tentu saja, penulis juga berpartisipasi mengikuti jalan sehat dengan suasana yang padat pula. Belum pernah mengikuti jalan sehat se-crowded ini. Butuh semangat dengan rela mengantri, berdesakan, dan semangat berjalan dari titik start sampai finish.
Hadir di lokasi sebelah masjid Al Akbar Surabaya, segenap peserta disambut nyanyian dengan diiringi hiburan musik. Peserta yang hadir berdiri di dekat panggung yang megah tersebut sambil memegang atribut berupa bendera merah putih.
Dengan suasana khidmat dan terhibur, mereka para peserta menyimak sambutan panitia melalui iringan musik dan nyanyian tersebut.
Tepat pukul 07.00 WIB, gubernur jawa timur, Khofifah menyapa segenap peserta dengan bersalaman bagi yang dekat panggung dan lanjut berswa foto. Usai berdo’a, ibu gubernur memberangkatkan peserta secara serentak.
Jumlahnya yang banyak sekali, terjadi antrian yang memanjang, bahkan untuk sekedar start di titik yang ditentukan saja tidak bisa bahkan melebar kemana-mana.
Salah satu momen yang paling dievaluasi adalah saat pembagian kupon berhadiah. Nampaknya, panitia tidak bisa mengantisipasi para peserta yang banyak tersebut.
Akibatnya, banyak peserta yang tidak dapat kupon. Pada hal penulis meyakini, salah satu yang memotivasi untuk mengikuti kegiatan tersebut adalah doorprizenya yang menarik seperti umroh, sepeda motor, sepeda motor listrik, sepeda gunung, TV, kulkas, laptop, dan lain-lain.
Banyak peserta yang berebutan, banyak peserta terjepit, dan yang cukup mengecewakan kupon pun tak didapat. Kupon yang dibagikan di tengah jalan tersebut habis dan panitianya pun tidak terlihat. Hal serupa tentu tidak diharapkan terjadi kembali agar tidak ada rasa kecewa dari peserta, terutama peserta yang datang dari daerah nonSurabaya.

No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar...