Taman Makam Pahlawan Jalan Mayjend Sungkono Surabaya

Ada banyak lokasi makam pahlawan nasional yang bertebaran di kota Surabaya sehingga tidak heran kota ini mendapatkan gelar sebagai kota pahlawan. Salah satu makam pahlawan tersebut adalah taman makam pahlawan (TMP) Mayjend Sungkono. 

Sebagai kota yang menyandang gelar kota pahlawan, pemerintah kota Surabaya selalu dan terus memberi perhatian ekstra dalam rangka menjaga dan memelihara bukti dan jejak para pejuang seperti makam pahlawan ini misalnya.


Taman Makam Pahlawan Jalan Mayjend Sungkono Surabaya
Gambar Taman Makam Jl. Pahlawan Mayjend Sungkono 1/7/19
Beda halnya pada tempat pemakaman umum yang sering kita jumpai, akan terlihat sedikit menyeramkan namun berbeda dengan Taman Makam Pahlawan yang berada di Jl. Mayjen Sungkono No. 190 Surabaya yang sangat terawat sedemikian rupa sangat bersih dan terjaga.

Berdasarkan pengalaman pertama berkunjung kesana tepatnya pada hari sabtu 1 Juli 2019, terlihat sebuah candi bentar yang besar nan bagus tetapi saat itu candi bentarnya dalam keadaan tertutup lalu hati saya bertanya “dimana ya pintu masuknya?”

Dengan segera, saya menghampiri sebuah pos penjagaan yang ada di depan taman makam pahlawan itu lalu oleh petugas diarahkan ke pintu masuk yang berada di sebelah kiri halaman depan makam.

Saya pun memarkir motor lalu kemudian meminta ijin masuk, petugas pun dengan senang hati mempersilahkan. Terlihat tidak ada banyak orang berkunjung disana mungkin saya datang belum pada momennya namun saya merasa senang pernah sampai disana.

Melihat di sekitaran pintu masuk pemakaman, di sana tersedia sebuah perpustakaan. kendati demikian, saya pun hanya melintasi gedung perpustakaan itu karena prioritas saya datang kesana adalah untuk berziarah dan melihat taman makam pahlawan.

Jalan lagi sedikit, ada prasasti yang berukuran besar yang berisi daftar nama pahlawan yang ada di taman makam pahlawan itu. Kebanyakan makam pahlawan terdeteksi identitasnya meskipun ada juga beberapa yang masih belum.


Dapat diamati bahwa ada akses jalan yang berkeramik sangat lebar dan panjang, kita bisa melihat dengan jelas makam pahlawan di sebelah kanan dan kiri disitu berjejer ribuan makam yang rapi teratur ditambah dengan makam yang identik dengan warna putihnya itu.

Taman Makam Pahlawan Jalan Mayjend Sungkono Surabaya
Gambar Taman Makam Jl. Pahlawan Mayjend Sungkono 1/7/19
Selain itu, akses jalan ini dapat menuju ke sebuah monumen yang tinggi nan unik. Melihat disekitaran monumen, terdapat beberapa prasasti penting yang menggambarkan perlawanan pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan.

Berjejernya makam merupakan suatu bukti betapa dahsyatnya beberapa pertempuran yang terjadi di zaman silam seperti pertemuran disekitaran Jembatan Merah pada 30 Oktober 1945, Insiden Hotel Yamato dengan upaya Perobekan Bendera Belanda pada 19 September 1945, dan pertempuran 10 Nopember 1945.

Meski saat itu bangsa Indonesia sudah merdeka, dengan ditandainya peristiwa proklamasi kemerdekaan yang terjadi pada 17 agustus 1945 kondisi itu tidaklah menjadi masa dimana bebas dari penjajah.

Setelah lepas dari penjajahan Jepang setelah terjadi bom atom di Hirosima dan Nagasaki, Belanda mencoba untuk mengambil alih kembali menguasai kota Surabaya. Saat itu, para pejuang Indonesia benar-benar diuji seberapa kuatkah keinginan untuk tetap merdeka.

Salah satu tokoh pahlawan Surabaya adalah Bung Tomo yang sering kita kenal dengan ajakannya yang berapi-api, ada juga tokoh pahlawan penting lainnya yaitu Mayjend Sungkono. Beliau adalah sosok pahlawan yang memiliki kemampuan mengatur pasukan di medan pertempuran.

Saat itu Sungkono adalah seorang sosok pahlawan yang hebat dan menjabat sebagai Komandan Pertahanan Kota Surabaya yang bertanggung jawab akan kestabilitasan pertahanan dan keamanan kota Surabaya.

Dari sosok kepahlawanan itulah nama jalan yang ada di taman makam pahlawan disini diambil dari nama beliau yaitu mayjend sungkono. Beliau dapat mengajak dan memberi strategi kepada pasukannya di medan perang berkomitmen untuk tidak menyerah kepada pasukan inggris.

Sungguh besar jasa-jasa pahlawan yang gugur mendahului kita. Semoga amal mereka dicatat oleh allah SWT diampuni segala dosanya. Mengingatkan kita dengan lirik lagu Bagimu Negeri : “Padamu Negeri kami mengabdi bagimu negeri jiwa raga kami”.

3 comments:

  1. Mari doakan bersama-sama semoga para pahlawan yang gugur diterima amal ibadahnya dan diampuni segala dosannya. Amiin.

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah. Btw ini tulisan kakak?

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar...