Kebersamaan para guru kelas 2 sekolah kreatif SD Muhammadiyah Surabaya Tapel 2025/2026. [Dari depan kanan ada ust Lesti, Fira, Levira, Vian, Anisa, Erlin, Indi, Tahar, Alfi, Indah, Yuli, Anita, Iik]
Di tahun ajaran tersebut mempertemukan kami ber-13 sebagai rekan seperjuangan dalam membersamai siswa-siswinya kelas 2 Dakon, Bakiak, dan Egrang di setiap harinya.
Kala itu, saya berpartneran dengan wali kelas ustadzah Indah bersama rekan shadow teacher ustadzah Lesti dan ustadzah Alfi. Ustadzah Lesti membersamai Kaka dan ustadzah Alfi bersama Dzaky.
Sementara di kelas 2 Bakiak ada ustadzah Erlin dan ustadzah Iik bersama shadow teacher ustadzah Fira, Indi, dan Levira.
Kelas 2 Egrang ada ustadzah Yuli dan Anita dengan guru shadow ustadzah Anisa dan Vian.
Pada momen Kebersamaan Guru Kreatif Kelas 2 Tapel 2025/2026, tidak banyak catatan namun sejumlah momen yang masih teringat akan dibagikan melalui blog tangteks ini.
Pertama, kita pernah mengagendakan foto bersama
Momen foto bersama sering dilakukan apalagi pada awal-awal tahun pelajaran. Berfoto bersama bukan untuk sekedar gaya-gayaan melainkan, selain dokumentasi, juga menjalin kedekataan dan kebersamaan sebagai rekan kerja yang kompak dan penuh tanggungjawab.
Kedua, makan bersama
Makan bersama tidak seberapa sering, namun berapa kalinya agak lupa tapi masih di rentang antara 4 sampai 10 kali. Terakhir makan bersama di luar yaitu di waroeng spesial sambal “SS” Arjuna.
Ketiga, masak bersama
Pada kesempatan indoor yang notabene masak di kelas, fokus utamanya adalah membersamai segenap murid untuk memperkenalkan makanan sehat dan cara memasaknya. Di penghujung momen, usai memberi pelajaran, dilanjut masak bersama dengan tanpa melibatkan siswa. Segala bahan masak sisa dimanfaatkan demi mencegah mubadzir.
Keempat, outbond bersama
Masing-masing kelas di tiap level para siswa mendapatkan pembelajaran di luar sekolah. Saking di luarnya, sampai ke luar kota. Para siswa, dengan didampingi para guru itu belajar dan bermain seru untuk beberapa hari. Dalam kegiatannya, secara implisit, para guru melakukan kegiatan outbond bersama.
Masing-masing kelas di tiap level para siswa mendapatkan pembelajaran di luar sekolah. Saking di luarnya, sampai ke luar kota. Para siswa, dengan didampingi para guru itu belajar dan bermain seru untuk beberapa hari. Dalam kegiatannya, secara implisit, para guru melakukan kegiatan outbond bersama.
Kelima, bikin arisan kecil-kecilan
Bikin arisan ala guru saat itu nominalnya sangat sedikit. Saking sedikitnya masih di bawah 30 ribu. Dikatakan arisan sebetulnya tidak juga, tetapi untuk saving dan seru-seruan surprise di akhir tahun bisa digunakan uangnya untuk keperluan masing-masing.
Keenam, bikin tampilan dengan tema presiden, kebetulan untuk kelas 2 saat itu bikin tampilan eks Presiden Jokowi. Dalam hal ini, rasanya tidak detail untuk dijelaskan semua di blog ini. Tetapi penulis pernah mencatatnya di postingan lainya dengan judul “Tampilan Drama Era Joko Widodo” dan untuk videonya bisa langsung ke YT sekolah.

No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar...